Kamis, 29 Maret 2012

Gowes : Bekasi - Cibitung - Bekasi

Rencana besok tanggal 31 Maret 2012, aku dan teman (belum tahu jumlah personilnya) berangkat gowes ke Cibitung ke rumah teman untuk bersilahturahmi melewati rute CBL.

Googling dulu untuk dapet peta hingga ke rumah teman yang di Cibitung. Peta sudah didapat dari TKP1(Bekasi) ke TKP2(Cibitung). Kalo ngeliat jarak dipeta sich lumayan. Yup...aku mo coba dulu mencari para tersangka yang mau ikutan ke TKP2.

Bersambung. . . . .



Tampang Gowesan dari Kantor

Beberapa foto gowesan teman yang tiap minggu berusaha exist gowes bareng, berikut penampakannya. Dan tentu saja ada Si Merah diantara mereka.





Shimano vs SRAM

Apa sich beda antara groupset Shimano dan SRAM ?

Tadinya aku pikir SRAM adalah bagian dari seri di groupset Shimano, tapi ternyata bukan. Kira-kira apa sich beda groupset mereka.

SRAM vs shimano itu seperti mobil eropa vs mobil jepang. SRAM memang hi tech, awet dan bergengsi tinggi tapi ngesetnya susah dan harganya mahal... sementara Shimano juga hi tech, tapi dr pengalaman memang shimano kalah awet dibanding SRAM, tapi user friendly dan harganya juga jauh lebih masuk akal. Berikut video perbedaan RD Shimano dan SRAM.





Mongoose Maurice Fixed Gear

Salah satu pembuat sepeda yang bermarkas di Bedford yaitu Mongoose. Membuat turunan dari Maurice Fixed Gear 2011 dengan Maurice Fixed Gear 2012. Pada Maurice Fixed Gear 2011 tampilan sederhananya terlihat dari warna frame yang hanya berwarna putih dan bagian depan hitam, sedangkan untuk Maurice Fixed Gear 2012 tidak banyak berbeda hanya warna hitamnya diubah ke warna kuning. Cukup enak dipandang mata.

Simak saja berikut video antara Maurice Fixed Gear 2011 dan Maurice Fixed Gear 2012.

Maurice Fixed Gear 2011



Maurice Fixed Gear 2012

Gowes : Bekasi - TMII - Cijantung - Bekasi

Long weekend nich, dari tanggal 23 - 25 Maret 2012. Kira-kira mo kemana gowes weekend ini ya?

Sempet kepikir gowes ke Taman Mini Indonesia Indah asik kali. Sebelumnya kita gowes ke arah Marunda untuk refreshing ke pantai. Trus gowes selama ini hanya jarak-jarak lumayan aja. Pas ada temen yang nyeletuk mo jalan jauhan...kepikiran gimana kalo kita gowes ke arah Taman Mini Indonesia Indah. Dan ternyata tantangan tersebut disambut dengan optimis oleh pasukan kecil yang lain. Jadilah kita membuat rencana untuk gowes ke Taman Mini Indonesia Indah...wuih big jump.

Hari Sabtu, 24 Maret 2012 pagi setelah subuh dari masjid, aku dan istriku langsung ambil sepeda yang sudah disiapkan dari semalam. Kita sampai ke tempat janjian pukul 5.40 WIB dan disana sudah ditunggu oleh salah satu teman yang memang rumahnya dekat. Kita tunggu yang lain dan coba kita telepon yang belum pada dateng. Ada beberapa teman yang mengurungkan niatnya. Baiklah kita hanya berangkat ber-lima. Namun yang lain menunggu di tempat yang sudah ditemtukan.


Dalam perjalanan teman bertambah 2 orang. Jadi total kita ber-7, finally on the way to Taman Mini Indonesia Indah. Kami melalui jalur Pondok Gede dari BKT Buaran - Kalimalang. Udara pagi itu cukup bersahabat, sehingga niat kami bulat gowes sampai Taman Mini Indonesia Indah PP.

Dalam perjalanan ke arah pasar Pondok Gede tidak ada kendala, semua lancar. Dari tikungan ke arah Pemondokan Haji jalanan lumayan naik - karena trek naik rendah cuman jauh jadi tidak terasa. Sempat janjian dengan teman yang lain di Pom Bensin di belokan Pemondokan Haji Pondok Gede...eh malah sudah masuk ke dalam Taman Mini Indonesia Indah. Ya sudah kita langsung ke pintu samping Taman Mini Indonesia Indah dengan formasi 7 goweser.

Didalam Taman Mini Indonesia Indah sudah ditunggu 4 goweser yang lain dan kita join. Kita tidak lama di dalam Taman Mini Indonesia Indah, kita menuju ke Cijantung ke rumah salah satu teman gowes. Kita ke perumahan Kopasus, Cijantung. Disana kami mendapat banyak 'cemilan' dari es kopyor, bakso, rujak, trus masih makan nasi lagi...wah gimana nggak kurus-kurus nich. Setelah selepas sholat dhuhur kami pamit ke yang punya rumah...waduh makasih buanyak...kita sangat merepotkan sekali...hehehe. Kita masih didalam lokasi Perumahan Kopasus Cijantung untuk silahturahmi ke teman yang lain...dan disana sudah disiapkan makanan yang lain...tapi kali ini kita nggak bisa lama-lama, tapi makanan tetep dibawa (maruk tuch..hehehe).


Selesai sudah silaturahmi, yuk pada pulang ke tempat start awal. Gowes dicuaca panas, saat itu pukul 13.00. Kita kembali ke arah Pondok Gede lewat Raya Bogor. Kita berpisah dengan teman yang lain di pertigaan TMII - Raya Bogor, karena teman ke arah Cililitan. Kita balik ke formasi ber-7 untuk kearah Pondok Gede. Arah Pondok Gede cukup macet, tapi itulah kelebihan bersepeda kita angkat sepeda ke trotoar. Sampai di Pemondokan Haji macet mulai pecah, kita bisa sedikit mempercepat jalan. Tapi salah satu teman rupanya sedikit kelelahan makan kita berhenti sebentar. Selepas dari sana, kita langsung genjot sepeda ke arah Pasar Pondok Gede.

Dipasar Pondok Gede sempet ada masalah, yaitu sepeda temen penutup rantai pecah (sepeda yang digunakan sepeda WimCycle starlite black). Tidak beberapa lama kita berangkat lagi, kearah Kalimalang.

Nyampe Kalimalang kita belok ke arah Pondok Bambu...wuih tambah panas aja nich, dengkul udah mulai males gowes...tapi dikit lagi nyampe...ayo. Didepan mata sudah terlihat jembatan BKT. Kita istirahat sebentar untuk memakan buah (hasil silaturahmi Cijantung) dan minum. Jarak semakin dekat ke tujuan pulang...maka kita kayuh sepeda dengan semangat sampai rumah dengan selamat.


Distasiun Cakung kita berpisah dengan salah satu teman, karena dia kearah Cakung. Kita ber-6 gowes lewat Jalan Baru, yang mulai dipenuhi pedagang...seperti biasa jalan ini tempat mangkalnya pedagang dadakan setiap hari mulai jam 3 sampai maghrib. Dibawah flyover Kranji kita semua berpisah untuk ke rumah masing-masing. Aku dan istriku masih harus mengayuh sepeda +- 3 km ke rumah. Alhamdulillah jam 4 aku dan istriku sampai juga di rumah...terima kasih ya Allah kami bisa mewujudkan salah satu mimpi kami untuk bersepeda ke Taman Mini Indonesia Indah.

INABIKE 2012


INABIKE 2012 yang mengusung tema ‘Green Bike Powering The Better Life resmi dibuka. INABIKE adalah pameran perdagangan yang didedikasikan internasional fokus untuk sepeda (sepeda motor & sepeda), bagian dan aksesori untuk menargetkan pembeli potensial dari Indonesia dan regional. Hal ini dirancang untuk menampilkan spektrum penuh produk & layanan untuk sepeda motor lengkap, sepeda, kendaraan listrik cahaya, komponen dan komponen dan aksesoris. Spektrum produk secara optimal disesuaikan dengan kebutuhan pasar.



Rabu, 28 Maret 2012

Specialized Turbo - gowesan listrik tercepat didunia

Pernah dengar sepeda listrik ?? Pastinya pernah !.



Di Amerika ada aturan bahwa kecepatan untuk sepeda listrik tidak boleh lebih dari 32 km/ jam. Tapi sebuah pabrikan sepeda tersohor Specialized membuat sepeda listrik bernama Specialized Turbo, pihak Specialized mengklaim Specialized Turbo sebagai sepeda listrik tercepat di dunia yang bisa berlari sampai kecepatan 45 km/ jam dan artinya Specialized Turbo 13 km/ jam melebihi batas kecepatan maksimum.





Di hub belakang terdapat sebuah mesin listrik yang mirip dengan Shimano Nexus dengan kekuatan 250 watts dan baterai Lithium sebesar 432 Wh terletak di bagian rangka tengah yang bisa terisi ulang penuh dalam waktu 2 jam saja.

Untuk groupset yang dipakai SRAM X0 dan brake lever dari Magura’s MT8 carbon hydraulic. Untuk harga di Eropa €5,499 dan akan diluncurkan di Eropa saja sebanyak 50 unit untuk uji coba.




Aturan Dasar Keselamatan Bersepeda

Selama ini aku lebih sering gowes dijalan raya dari pada off road. Maklum sepeda kan jenisnya hybrid pake ban 26 x 1.75 dengan kembangan road trek yang buat di aspal saja. Ternyata ada aturannya kalo kita bersepeda di jalan raya. Coba googling dan dapat disalah satu website yang memberikan aturan-aturan dasar untuk bersepeda di jalan raya.



Minta ijin sebelumnya ke yang punya website buat mengcopi tips ke blog ini. Langsung saja disimak.

Aturan Dasar Fundamental Keselamatan Bersepeda

  • Kenakan helm pada setiap perjalanan.
  • Kenakan pakaian yang terang (jika perlu dengan warna yang mencolok) dengan tujuan agar mudah terlihat oleh penggendara jalan lain.
  • Taatilah aturan lalu lintas yang berlaku, misal: berhenti saat lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.
  • Bersepeda sesuai dengan arus lalu lintas, bukan menentangnya.
  • Kontrol selalu laju sepeda Anda. Menambah kecepatanpada batas yang aman yang memungkinkan Anda untuk bereaksi dengan cepat untuk keadaan tak terduga.
  • Beri ruang untuk pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.
  • Jangan pernah bersepeda pada kondisi penerangan rendah atau gelap tanpa lampu sepeda depan dan belakang dan reflektor.
  • Jaga jarak aman antara diri sendiri dan pengendara lain. Apa yang memenuhi syarat sebagai aman? Cukup ruang untuk memungkinkan Anda untuk bereaksi terhadap sesuatu yang tidak terduga.
  • Menjaga jarak yang aman dengan tepi trotoar.
  • Jangan naik di trotoar kecuali tidak ada pilihan aman lainnya.
  • Di jalan-jalan sibuk, jangan menyimpang bolak-balik di sekitar mobil yang sedang diparkir. Karena, setiap saat pintu mobil terbuka karena pengendaranya tidak mengetahui Anda berada di dekat kendaraannya.
  • Bersiaplah untuk rem. Selalu tempatkan tangan Anda di atas atau dekat tuas rem sehingga Anda dapat berhenti dengan segera dalam kondisi yang tak terduga.
  • Posisikan posisi Pedalling kuat ketika akan melalui persimpangan.
  • Komunikasikan ‘niat’ Anda pada pengguna jalan lain. Misal: Gunakan sinyal tangan setiap kali Anda menghidupkan atau.
  • Lakukan kontak mata yang bersahabat dengan pengguna jalan lain. Ini membantu untuk memastikan niat Anda dipahami oleh pengendara.
  • Hindari tindakan dapat menyebabkan kecelakaan antara sepeda, seperti berkomunikasi (berbicara) terlalu dekat, berbicara saat bersepeda di tengah lalu lintas padad sehingga Anda mudah kehilangan konsentrasi.
  • Bersepda dengan penuh keyakinan (percaya diri). Pemalu hanya akan mengakibatkan pengendara sepeda mudah goyah, mudah membuat pesepeda gugup. Pengendara sepeda atau kelompok pesepeda yang bersepeda dengan penuh percaya diri, konsentrasi dan kontrol yang lebih mungkin diberikan ruang ekstra dan rasa hormat lebih baik oleh pengguna jalan lain.

Kalbe - Funbike in Love


Sebuah kabar dari email memberitakan untuk ikutan gowes bareng komunitas Kalbe Cempaka Putih bertema "Funbike in Love" hari Minggu tanggal 10 Maret 2012. Gowes dari Kalbe Cempaka Putih (depan ITC Cempaka Mas) sampe ke Semanggi. Cari-cari temen dikantor buat ikutan gowes Kalbe, eh langsung banyak juga yang mau gabung. Kita coba koordinasi, kita berangkat dari kantor di Bekasi pake truk + mobil buat angkut sepeda sama orangnya ke Cempaka Putih.


Kita ketemuan dikantor dan berangkat ke TKP pukul 5.30 WIB. Nyampe disana kita turunkan tunggangan ke aspal. Persiapan sama panitia yang udah ngendon di Kalbe Cempaka Putih. Sampe jam 8an kita semua berangkat...zuuus.


Hari minggu jalanan lumayan sepi, kita gowes ke arah Senen lewat underpass Senen. Pas turunan underpass...uenak banget, afternya itu lumayan naik ke per4an Senen...lancar. Menuju ke Gambir lewat samping RSPAD lancar - depan kedutaan AS ke patung kuda lancar. Wuuzzz...lancar ke arah Menara Mandiri sedikit gerimis, tadinya pesimis nich kalo ujan turun. Tapi alhamdulillah gerimis hanya sesaat...pasukan kecil berangkat lagi ke arah bundaran hotel indonesia. Sempet foto-foto dulu tuch di bundaran HI...jangan lama-lama meluncur lagi ke arah Semanggi, disana sudah ditunggu di counter Fatigon C-Plus...lumayan dapet gelas minum plastik kuning + tutup hidung + kaos kuning C-Plus. Sebenarnya sebelum sampe ke counter kita sempet ketemu rombongan Jalan Sehat dari arah yang sama, jadi berselancar dengan sepeda sedikit tersendat...belok kiri-kanan, turun-naik sepeda...harus sabar dech saat itu...wuih.


Waktu putar balik sempet ketemu dengan beberapa temen goweser yang bermasalah. Jadi kita kudhu bantuin mereka, karena kita rombongan yang terakhir(kebanyakan foto narsis dulu). Nyampe balik ke Senen, ternyata temen didepan pada naik ke flyover...wah ini nich kacian yang dengkulnya udah perlu dilumasi. Tapi aku salut semua bisa melewati flyover...top dech (2 jempol).




Begitu sampe ke start awal tadi...ternyata ada makanan gratis yaitu somay dan bubur ayam...sruuupuuut, lumayan kenyang. Istirahat dan pembagian door price. Dan salah satu prajurit kita yaitu pak Yoseph malah dapet hadiah utama sebuah sepeda Fixie warna hijau Kalbe. Asik juga ya....hehehe.

Persiapan balik ke kantor, kita harus menaikkan sepeda ke truk. Sampe di kantor kita bongkar dan masih narsis lagi dengan sepeda hasil kayuhan ke Semanggi tersebut. Begitulah cerita kayuhan pasukan kecil "Fima", untuk ikutan eksis di Corporate Kalbe. Happy, Fun, Health

Gary Fisher Trek Collection 29ers


Aku lagi iseng-iseng ke youtube buat cek sepeda merk 'Trek'...eh malah dapetnya video sepeda koleksi Gary Fisher yang ternyata pake ban ukuran 29'. Asyik juga ya pake sepeda ban 29', pasti gowesnya nambah ngaciiiir....

Kalo di Indonesia sich agak susah cari ban dan rims 29' nya. Ada pun yang pake 700c seperti Polygon Heist series atau WimCycle Canning Series.

Ada video perbandingan antara sepeda ban 26' dan 29' berikut.

KM by CatEye Velo 5



Nggak nyangka ternyata perjalanan gowes udah cukup jauh walaupun hanya bisa sabtu-minggu. Dari gowes keluar masuk perumahan, mulai nyari' jalan yang bikin aku penasaran. Tapi masih diseputar Bekasi-Tambun-pinggir Jakarta aja. Dari kilometer yang tercantum di CatEye Velo 5 yang aku pake ke 'Si Merah' sudah menunjukkan 400 km...alhamdulillah.

Aku mulai ngebanyangin untuk traveling with Si Merah keluar kota dari Bogor, Cikole, Karawang bahkan pingin maen juga ke JPG sono...yang udah tenar diseantero goweser Jabodetabek.

Aku dan Si Merah


Awalnya hanya iseng untuk membuat sepeda lama itu menjadi tunggangan keluar masuk perumahan. Tapi seiring dengan waktu aku mulai membuat sepeda ini menjadi lengkap. Then this what i call 'Si Merah'.

Berangkat dari sepeda Federal lama yang sebelumnya aku barter dengan sebuah sepeda old Scorpion (made in mana nggak tau :p). Dengan cat merah yang menurut aku norak tapi ngejreng...membuat orang harus menyimak...hehehe. Mulai ganti handlebar dan stem pake merk United XC, trus ganti rem pake Shimano 7 speed non series. Nggak lupa ganti kabel-kabel rem yang udah nggak enak diliatnya. Then ke groupset...cuman karena harus jaga pengeluaran makanya masih pake yang masuk budget jadi pake Shimano Tourney TX dari freewheel, RD dan FD. Biar tampil seperti XC yang branded punya maka aku mulai mengganti fork depan pake fork murah meriah punya RST 191 Standar yang cocok sama framenya. Tadinya mo ganti ban juga tapi ...nggak lah aku mo bikin 'Si Merah' menjadi hybrid bicycle.

Hybrid bicycle itu yang menjadi mimpi selanjutnya. Dan memulai dengan mengganti rem dengan menggunakan disc brake. Tanya-tanya sama mbah Google kesana kemari, dengan Kaskus Federal jadi main infonya. Maka mulai mencari-cari dudukan buat disc brake biar dipasang ke framenya pas. Tapi nyari' nya susah banget. Udah 1 bulan lebih nyari...akhirnya beli disc brakenya aja dan langsung pasang yang bagian depannya, untuk bagian belakangnya nanti-nanti aja dach. Wuih utuk saat ini "terpaksa" terima dengan yang ada...hehehe.

Mulailah dengan gowes sana-sini sama teman sekantor yang ternyata tertarik olahraga gowes ini....trims friends