Tampilkan postingan dengan label Own Application. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Own Application. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Januari 2017

End to End Own ERP

Aplikasi  ini digunakan oleh salah satu perusahaan untuk sertifikasi alat bernama PT. Multi Cipta Prima dibilangan Bekasi.
Aplikasi ini boleh dibilang end to end karena sifatnya yang menyeluruh dari proses penwaran pengerjaan ke customer hingga accounting. Berikut juga dengan inventori untuk internal perusahaan baik untuk peralatan, dokumen dan transport yang notabene milik perusahaan. Dasar ini dibuat dengan dasar pemrograman ASP classic dengan database MySQL. Dan sebagian aplikasi running ke android sebagai aplikasi .apk. Aplikasi yang running diandroid sifatnya hanya view dan beberapa menu aplikasi untuk proses karena harus proving. Aplikasi di Android digunakan oleh owner untuk melihat dan memantau proses kerja yang dilakukan oleh anak bauhnya dilapangan dan memantau komplain yang terjadi akibat kerja. Berikut beberapa capture dari program yang saya buat. 







Pada gambar-gambar diatas aplikasi running dibrowser. Sedangkan aplikasi yang running di Android saat tulisan ini diturunkan saya belum sempat ambil capturenya. 
Demikian untuk saat untuk. Akan saya update untuk program-program berikutnya. Trims

Jumat, 17 Oktober 2014

Visual Board menggunakan ASP dan Javascript

Kali ini aku mencoba untuk berbagi pengalaman membuat aplikasi untuk visual board di area produksi. Visual board yang dimaksudkan adalah papan informasi produktifitas dari line produksi tersebut secara langsung (real time). Dengan base menggunakan aplikasi dari web dengan script ASP dan data database MySQL, visual board ini nantinya akan menampilkan data output dari salah satu line. Data tersebut berupa kode produk, nomor batch produk, target output yang dicapai, produk output yang ada (proses berlangsung),prosentase pencapian produk tersebut, informasi total produk dari line tersebut dalam bulan berjalan dan total prosentase output produk yang telah dilakukan pada line tersebut.

Dengan banyaknya data yang dikeluarkan tersebut, tentunya akan membuat berat proses. Maka harus diantisipasi sebelumnya. Aku menggunakan bantuan javascript untuk proses, agar beban proses tidak terlalu besar pada layar Visual Board.

Dan masih dibebani dengan proses LineDown dan Setup proses untuk tiap line produksi. Yang nantinya akan memproses dan mengukur kinerja produksi per line.

Mungkin langsung saja, berikut capture dari visual board.
Penampakan Visual Board dengan Web
Dari penampakan diatas terlihat informasi Kode produk dan Nomor batch dari produksi line yang berlangsung dalam hal ini Line 2. Kemudian dibagian atas kanan adalah status dari proses Line2 tersebut. Berpindah ke bagian tengah ada tiga kolom, kolom warna biru adalah informasi target output dari produk tersebut, dibagian tengah warna merah informasi untuk aktual output produksi dan dibagian kanan warna orange adalah informasi pencapaian dalam prosentase.

Kemudian kearah bawah lagi adalah informasi total output line dalam bulan berjalan. Dibagain bawah kiri adalah rencana produk-produk selanjutnya yang akan diproduksi dan terakhir dibagian kanan informasi total pencapian line tersebut dalam bulan berjalan dengan target per line yang sudah diinput sebelumnya.

Berikut penampakan unit visual board display dilokasi produksi :

Display Visual board dilokasi produksi (CCTV capture)
Penampakan display diambil dari CCTV


Namun sebelumnya ada proses lain sebelumnya dari visual board tersebut  dua diantaranya adalah proses setup dan apabila line down. Hal tersebut akan dijelaskan lain waktu. Berikut penampakan visual board info lainnya.
Penampakan display untuk proses SETUP produksi dengan aplikasi Web

Penampakan display Line Down produksi dengan aplikasi Web
Begitulah visual board produksi menggunakan aplikasi Web dalam hal ini ASP dan MySQL dibantu dengan javascript.


Senin, 13 Oktober 2014

Dashboard Management berbasis Web

Untuk saat ini aku akan men-share sedikit program yang aku buat untuk dashboard management. Memang sederhana dibandingkan dengan dashboard management yang ada dipasaran dan tentunya berharga sangat wah !!

Awalnya dashboard view ini digunakan hanya untuk me-review output produk dari perusahaan pada tiap-tiap line secara real time. Aku mencoba-coba mencari gambaran tentang dashboard view yang ada dipasaran khususnya luar negeri. Memang ada beberapa contoh dashboard management yang sangat complicated dan sangat high end. Jadi semua informasi bisa diambil dari sana, untuk data per line per produk, data availability, data man hours, data machine hours dan hingga perhitungan OEE. Aku mencoba yang sederhana dulu, yaitu menampilkan hasil output per line hingga per produk dan disertai data prosentase pencapaian per batch produk.

Berikut sedikit capture untuk dashboard tersebut.
Capture Dashboard Output Produk
Dengan berbasis pada ASP dan data dari MySQL, dashboard tersebut bisa dikeluarkan. Tampilan diatas dengan format script ASP. Dan dashboard tersebut juga bisa dibuka dari Android. Berikut penampakan dashboard management yang terpampang di monitor dan juga Android.


Penampakan pada layar peraga

Penampakan dimonitor dan di Android

Jumat, 10 Oktober 2014

Aplikasi Web Mobile dengan Barcode Scanner

Kali ini aku akan mencoba share pengalaman tentang membuat aplikasi berbasis web untuk gudang dengan mobile barcode scanner. Aplikasi ini akan berjalan pada mobile barcode scanner dari LXE type MX8 dengan OS Windows CE 5.0 dan koneksi Wifi. Dengan berbasis pada aplikasi yang ada sebelum, menggunakan ASP dan MySQL maka aplikasi tersebut menjadi second level.

Awalnya aplikasi ini digunakan untuk gudang untuk 2 alokasi, yaitu gudang untuk bahan baku dan gudang produk jadi. Dimulai dengan pemataan area gudang tersebut dan pengalokasian area gudang. Masing-masing rak gudang telah dibuatkan identifikasi perkolom dan perbaris, dan per-rak. Aplikasi juga dibuatkan model gambar per area tersebut tentunya dengan keterangan. Berikut capture aplikasi pada web master(non barcode):
Aplikasi master lokasi - non barcode

Tahap selanjutnya membuatkan database master lokasi, tentunya berbasiskan data lokasi yangdibuat sebelumnya. 
Tahap lanjutnya tentunya membuatkan script aplikasi dengan ukuran layar yang sesuai dengan barcode scanner yaitu 2,4 inc. Untuk awalnya halaman login sebagai berikut :


Laman Login aplikasi barcode scanner
Dalam waktu kurang lebih 2 bulan project tersebut selesai, karena jika diceritakan disini pasti lebar x panjang x tinggi akan menjadi luas. Maka berikut capture-capture aplikasi gudang dengan basis Web pada unit LXE type MX8 barcode scaner dengan koneksi Wifi.


 


 
 



Pada dasarnya aplikasi tersebut menyamakan antar muka android, dengan base ASP dan hasilnya seperti terlihat diatas mungkin perlu sedikti polesan agar lebih mirip. Dan berikut penampakan aplikasi pada unit LXE.

Unit LXE typeMX8
Penampakan aplikasi setelah login
   

Penampakan Menu lain
Penampakan menu awal
Demikian sedikit cerita pembuatan dan penampakan aplikasi yang telah dibuat dengan berbasis web untuk aplikasi mobile pada unit Barcode Scanner LXE type MX8 Windows CE 5.0 koneksi Wifi.
  

Rabu, 08 Oktober 2014

Aplikasi Web ke Android

Yup sekarang waktunya aplikasi web bergeser ke aplikasi Android. Kenapa ? Karena Android sudah mendunia dan merupakan OS sejuta umat buat dadget dari khusus sampai umum dari dadget mahal sampai murah.
Untuk kali ini aku menggunakan aplikasi dari web http://www.appsgeyser.com/en/. Berikut capture dari web bersangkutan :
www.appsgeyser.com
Untuk cara pembuatannya mungkin bisa dijelaskan oleh bloger yang lainnya. Jadi berikut penampakan app di Android dalam hal ini Android Kitkat


Penampakan app pada Android


Penamakan aplikasi dengan Android

Penampakan aplikasi untuk departement Maintenance

Company Profile dengan HTML dan Flash

Suatu kali di tahun 2010, aku mendapatkan tantangan untuk membuatkan Company Profile dengan sesuatu yang berbeda. Awalnya berpikir layaknya sebuah tablet PC yang pada tahun tersebut masih cenderung mahal dan exclusif unitnya. Namun harus menggunakan software apa ?? Kalo software yang itu-itu saja, mungkin jatuhnya penilaian akan sama saja.

Hingga suatu ketika melihat lihat web animasi di jagat maya alias internet, terbesit untuk membuatkan Company Profile dengan Flash yang saat itu masih produk dari Macromedia. Dan karena base aku yang sering menggunakan script ASP dan HTML dibantu dengan javascript, maka aku coba-coba dengan mencari referensi di Google.

Dengan tengok sana dan sini juga dengan materi-materi yang sebelumnya disiapkan, akhirnya dalam waktu hampir 10 hari Company Profile tersebut selesai juga.
Setelah diujicoba dengan para pembesar dan dengan beberapa perubahan, maka hasil akhir Company Profile di approved. Dengan awal launching digunakan pada sebuah pameran antar site yang berlangsung didaerah Ancol di sekitar bulan Mei 2010. Unit yang digunakan untuk tampilan menggunakan layar LCD dari HP type 2209t yaitu jenis LCD Touch Monitor dengan lebar 22 inch dipadukan dengan unit desktop Acer Veriton type L480. Tentunya dengan software bawaan yaitu Windows Seven dengan opsi flash dan javascript terinstall untuk mendukung Internet Explorer 8. Running program HTML tersebut smooth dengan touch monitor, jadi layaknya membuka-buka halaman sebuah buku. Berikut penampakana Company Profil tersebut.


Penampakan Utama Company Profile
Pada saat itu Company Profile tersebut membuat banyak undangan terkagum, hingga owner dari PT Kalbe Farma, Tbk yaitu dokter Boon (maaf nama lengkapnya lupa) cukup lama memandang dan bertanya-tanya. Wah lumayan terbayar hasil kerja keras tersebut. Berikut sisa penampakan Company Profile lainnya.







Senin, 06 Oktober 2014

Aplikasi Web dengan Gaya Metro UI

Aplikasi yang aku gunakan saat ini telah berjalan pada versi 6.2 dengan bahasa pemrograman ASP dan database My SQL.
Saat ini aku juga menggunakan Windows 8.1 sebagai OS komputer yang aku gunakan, tentunya OS ini asli dari perusahaan yang aku singgahi saat ini.
Berbicara bagaimana rasanya menggunakan Windows 8.1, aku pribadi merasa asyik menikmati Windows terakhir ini. Tapi aku tidak akan banyak bicara tentang rasa pada Windows tersebut.
Desain metro UI yang digunakan pada Windows 8.1 sampai membuat aku ingin mengubah tampilan aplikasi ASP yang telah aku develop selama ini dengan tampilan ala Windows 8.1 tersebut, ya tentunya dengan beberapa penyesuaian.
Aku coba memindahkan beberapa halaman aplikasi ASP ke model Metro UI, secara pelan-pelan dan memastikan user tidak terkaget-kaget dengan tampilan baru.

Mungkin langsung saja berikut tampilan baru Aplikasi ASP yang telah aku permak ke gaya Metro UI ala Windows 8.

Desain halaman utama
Jika melihat hasilnya sih keren, tapi prosesnya tidak sedemikian mudahnya. Aku harus ber'mandi'kan hujatan, karena aplikasi sering tidak bisa diakses atau halaman 404-Error.Tapi pada akhirnya lelahku terbayar. Dan berikut beberapa capture lainnya untuk aplikasi yang lainnya tentunya dengan desain ala Windows 8.
Desain aplikasi Document Center Online untuk QS

Desain Metro UI untuk aplikasi Departemen Maintenance

Bangga juga bisa sedikit menyaingi dengan Metro UI pada aplikasi yang telah aku buat...WOW


Perjalanan Server Web yang dibangun

Saat membuat aplikasi dengan basis web pertama kali, aku menggunakan windows 98 IIS tentunya dengan segala keterbatasan disana sini. Pada Windows 98 dinamakan dengan PWS, Personal Web Server dengan batasan salah satunya adalah pengunjung yang terbatas.


Aku mulai berpindah menggunakan server 'numpang' dengan Microsoft Windows 2000. Karena diperusahaan menggunakan produk tersebut untuk data center. Memang jauh berbeda dengan PWS yang pernah aku rasakan tentunya dari segi kecepatan dan koneksi user.

Untunglah dari segi bahasa pemrograman dengan ASP (Active Server Pages) tidak ada perubahan.
Seiring berjalannya waktu dan perubahan pada beberapa server, aku mulai menggunakan aplikasi ASP tersebut ke Windows Server 2003 Standard Edition. Awalnya sih takut, karena dengan peningkatan security pada Windows tentunya akan banyak bug yang akan ditemukan di aplikasi yang telah aku develop sendiri tersebut.
Aku beranikan untuk mencari-cari info ke Google, kira-kira apa saja yang diperlukan sebelum exekusi program ke tempat barunya.
Namun setelah seting dan exekusi, ternyata sama gampangnya untuk setting IIS di Windows 2000 Server.

Diatas adalah capture dari Windows Server 2003 yang digunakan untuk Web Server aplikasi. 
Masih ada rencana untuk ber-migrasi ke Windows Server 2008 R2. Untuk saat ini telah menggunakan dua server untuk aplikasi Web dengan sistem mirroring, agar selalu terjaga ketersediaan sistem online tersebut.

Windows Server 2008 R2
Windows Server 2003
Dan saat ini aku menggunakan dua server tersebut untuk aplikasi, dengan sistem mirroring agar keamanan dan sistem selalu 'Ready'
Berikut sedikit informasi untuk kedua server tersebut :

Windows 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu “Manage Your Server wizard” yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama “Windows Audio” dan “Themes” demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan “bisa dipercayai”.


Windows 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode “Windows Server Codenamed Longhorn.” Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
Windows Server 2008 dikembangkan dari Windows Server 2003 R2 yang sudah terbukti cukup andal dan aman, untuk membantu meringankan tekanan tersebut, dengan mengotomatisasikan tugas pengelolaan harian, memperketat pengamanan, meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem.
Feature utama yang menjadi keunggulan Windows Server 2008 ini adalah penyederhanaan tugas administrasi, karena riset internal Microsoft, sekitar 70 persen anggaran belanja TI dihabiskan untuk tugas pengelolaan harian.

Sedikit info untuk kedua Server tersebut sebagai berikut :
Windows Server 2003 merupakan sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang ditujukan untuk pasar server korporat. Nomor versi internalnya adalah Microsoft Windows NT 5.2 build 3790. Dulunya dikenal dengan .NET Server, Windows .NET Server, atau Whistler Server. Sistem operasi ini merupakan kelanjutan dari sistem Windows 2000 Server.
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemen untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.




Aplikasi Web ASP koe


 Aplikasi pertamaku untuk perusahaan yang saat ini aku naungi. Aplikasi tersebut berbasis web dengan bahasa pemrograman ASP dengan javascript dan database dengan My SQL. Awalnya aplikasi ini dianggap remeh pada tahun 2006, karena aplikasi yang jauh lebih besar mulai akan diterapkan di site plant yang lain.
Awalnya aku mulai belajar dari sistem kerja dilapangan dari para operator produksi dan operator gudang pada perusahaan tersebut. Dari excel-excel yang telah miliki dan gunakan selama ini. Aku mencoba memindahakan beberapa form excel mereka untuk aku ubah ke format sistem dalam hal ini dengan bahasa ASP.
Memang sewaktu pembuatan aku tidak didukung oleh para legislator perusahaan karena "ya...itu masalah remeh !!", mereka masih sibuk dengan sistem yang sudah ada yaitu excel mania. Beberapa capture dari program yang telah aku buat seperti berikut ini :


Semua sangat sederhana. Tapi itu niat baikku untuk membuatkan sistem 'yang remeh'.
Dengan pembuatan sistem yang tidak didukung oleh management, aku buktikan bahwa sistem tersebut berjalan dan sesuai. Dengan Server badget yang 'numpang' dengan data center, aku tunjukkan 'ini lho ada !!'.

Dan sedikit ditahun 2007 sistem tersebut mulai digunakan walau masih ada beberapa bug yang masih harus aku cari dan perbaiki sendiri.